Pembuka liburan semester 3 ini adalah... Malang! Akhirnya, setelah pernyataan 'pengen' sejak berbulan-bulan lalu.. Btw, dua malem di Malang aku nginep di rumah Darin, temen kuliah. Big thanks, girls, you, Naya, Diba, and... Tante. (PS: Bikinin Naya kincir angin dari gelas Aqua buat tugas sekolahnya adalah salah satu pengalaman tak terlupakan di Malang)
Hari 1. Jawa Timur Park 2
Jawa Timur Park 2 punya dua kawasan wisata: Batu Secret Zoo dan Museum Satwa. Tiga, kalo Pohon Inn Hotel ikutan dianggap kawasan wisata. Pertama denger Batu Secret Zoo, kirain bentuknya bakal kayak Hutan Amazon. Well, ini cuma kebun binatang biasa sih. Saingan kita anak-anak SD gitu. Istimewanya, Batu Secret Zoo adalah kebun binatang modern pertama di Indonesia. Kok gitu? Makanya, ke sini.
Untuk paket Batu Secret Zoo dan Museum Satwa, pengunjung dikenakan tarif Rp60.000,00. Cukup murah, apalagi di sini kita bisa liat versi asli dari monyet yang di Penguins of Madagascar. Kalo mau main ke sini, siapin aja badan fit dan duit buat beli minum di food court, karena rutenya lumayan panjang.
Setelah selese keliling Batu Secret Zoo dan foto-foto sama hewan lucu kayak macan dan ular, perjalanan lanjut ke Museum Satwa. Tau museum kan? Nah.
Perjalanan paket ini selese pas di jam makan siang. Berhubung Malang terkenal sama baksonya, jadi kami makan di Bakso Bakar Pak Man. Kata temen sih ini warung bakso bakar terenak di Malang. Tempatnya lumayan sempit, tapi rame.
Pergi ke manapun, tetep nggak lengkap kalo nggak nyobain kulinernya. Ini dia beberapa pilihan kuliner Malang:
- Toko Oen: A Colonial Landmark since 1930. Menu andalan toko klasik ini adalah es krim. Aku pesen Sonny Boy seharga 23K (belum termasuk tax). Sonny Boy berupa kombinasi rasa moca, kopi, coklat, dan vanila. Lumayan mahal sih, tapi sebanding sama suasananya yang nostalgic. Pelayan dengan kostum ala tuan dan noni Belanda berseliweran diiringi lagu-lagu semacam Don't Cry Joni dan Nobody's Child di playlist.
- My Pizza Crunch. Beda sama Toko Oen yang udah melegenda, My Pizza Crunch 'cuma' berdiri di kompleks perumahan. Sama kayak namanya, My Pizza Crunch menawarkan pizza yang crunchy. Uniknya, My Pizza Crunch juga menawarkan sweet pizza loh. Satu porsi Pizza Oreo seharga 15K.
- Pusat Oleh-oleh Sanan. Apa sih oleh-oleh khas Malang? KRIPIK TEMPE!!! Yep, harus pake huruf kapital, soalnya kripik tempenya bener-bener enak. Kalian. Harus. Coba.
- Mie Setan. Sekarang lagi jaman-jamannya makanan pedes pake level-level gitu. Malang juga nggak mau ketinggalan dong. Level satu Mie Setan pakenya 12 biji cabe. Berhubung aku pesen 6 biji cabe, jadi sama aja aku pesen level ½.
- Pos Ketan Legenda. Ini juga nggak kalah menarik. Lokasinya di area Alun-alun Kota Batu. Aku pesen Kicir, yaitu ketan yang ditaburi parutan kelapa sama kuah gula merah. Harganya cuma 3K. Nggak nyangka kalo ketan bisa seenak ini..
Perut kenyang dan hari terakhir di Malang ini ditutup dengan jalan-jalan di Alun-alun Kota Batu. Sayangnya, ferish wheel-nya pas lagi tutup. Yah, semoga dikasih kesempatan ke Malang lagi. Demi nyobain ferish wheel.
namanya lucu...
ReplyDeletebakso pak man...
:D
itu nama pemiliknya :))
Deletesaya lafar... kirim lah kemari jajanan nya :)
ReplyDelete