Selain jalanan yang menjadi lebih macet, bagi saya malam minggu nggak berbeda dari malam-malam lainnya. Bukan, ini bukan tulisan pancingan galau dari selebtwit.
Malam minggu ini saya janjian sama Ela ke late night sale-nya Ambarukmo Plaza. Nggak pengen beli apa-apa sih, tapi karena Ela bilang ada Encik (temen SMA yang udah lama nggak ketemu), saya iyakan ajakannya. "Nyusul yo, soale aku arep dodolan sik." — Sebentar, mulai minggu lalu saya jualan kembang sama klapertart di perempatan Jalan Sudirman. Demi apa? Demi KKN.
Tapi karena nggak banyak pasukan yang bisa ikut jualan, akhirnya usaha minggu ini ditunda. Saya pun nyusul Ela ke Amplaz sama anak-anak kontrakan Cemara (ya, mereka mengadopsi judul Keluarga Cemara). Rencananya, saya berpisah sama mereka baru nanti ketemu lagi waktu pulang. Tapi apa daya, saya nggak bisa nemuin Ela karena dia pindah-pindah. Alamat, malam minggu saya habis bersama lima jejaka tangguh pecinta angin malam di gudeg Mirota Gejayan.
Sekian. Selamat malam minggu.
Sekian. Selamat malam minggu.
No comments:
Post a Comment