Saturday, October 4, 2014

Sebulan Pasca KKN

Saya tidak akan melupakan: rumah di atas laut, ayam goreng di bulan puasa bersama Raya, mendung yang hampir selalu menutupi matahari terbit, awan menggantung, kamar mandi Pak Sobri, Bunda dari Surakarta, cempedak yang mirip nangka dan sedak yang mirip mangga, masakan Ibu Asmarani, perjalanan menanjak menuju Mubur Kecil, batu Iron Man, Pian Pasir yang mistis, rewel dan ngangeninnya anak-anak, murid-murid yang mengagumkan, layang-layang yang tidak pernah jadi, pencarian sinyal di dermaga, suara pompong yang bising, Tarempa pusat kota yang kecil, lomba selop panjang, telapak tangan yang lecet karena tarik tambang, menelusuri hutan dan ketakutan mendengar suara anjing, barang antik koleksi Pak Wandi, takbir dan tangis teman-teman, foto keluarga Ali Husein, ibu-ibu dan kontes busana muslim, safari Ramadhan, ibu Dani sang juru urut, kartu memori kamera yang tertinggal, Pulau Mantau milik Pak Haji Ismail, belajar berenang di laut, jongkong yang selalu saja terbalik, makan malam di La Luna merayakan ulang tahun Shandy, keliling Pulau Pahat, kail yang terlempar beserta benang pancing, penyu bertelur di Pulau Durai, minyak kayu putih sebagai obat sakit gigi, plang nama jalan, senyum mengerikan Ibrahim, sekardus petai, dan apapun yang kamu katakan semalam sebelum kepulanganmu.

No comments:

Post a Comment